balongan…
lagi mo ngomongin tentang kerjaan ah..
=====================================================================================
Kilang Balongan Berhenti Produksi
Akibat Salah Satu ”Catalyst Cooler” Rusak
INDRAMAYU,
(PR).-
Kilang Pertamina UPVI Balongan di Kabupaten Indramayu mulai Rabu (15/2) sekira pukul 00.00
WIB, berhenti berproduksi. Seluruh kegiatan kilang berhenti total menyusul kerusakan di bagian RCC (Recidue Catalitic Cracking), unit mesin paling vital dari kilang modern tersebut.

TRUK membawa "Catalyst Cooler"
(CC) baru menuju unit RCC di Kilang Pertamina UPVI Balongan Kab. Indramayu, Rabu (15/2).
Untuk pemasangan CC baru itu, kilang terpaksa berhenti produksi secara total yang dimulai
Rabu (15/2) pukul 00.00 WIB. Pergantian CC akan selesai pada awal Maret dan kilang kembali
bisa memproduksi BBM normal 125.000 barel/hari.*AGUNG
NUGROHO/"PR"
Kerusakan tepatnya terdapat pada Catalyst Cooler (CC), berbentuk tabung dengan diameter 1 meter lebih dan panjang mencapai 10 meter. CC merupakan tabung yang berfungsi untuk mendinginkan catalyst saat proses produksi BBM di RCC. Di unit RCC, ada empat CC yang juga berfungsi sebagai penyangga. Dari keempat CC itu, salah satu di antaranya mengalami kerusakan.
Sumber "PR" di Pertamina UPVI menyebutkan, kerusakan salah satu CC itu sebenarnya sudah berlangsung lama, yakni lebih dari 1 tahun. Namun, selama ini Pertamina merahasiakannya, karena memang tidak mengganggu kinerja kilang secara keseluruhan.
Kendati demikian, kerusakan membawa dampak pada produktivitas yang tidak maksimal.
Sejak salah satu CC di unit RCC itu rusak, Kilang Balongan maksimal hanya mampu menggenjot produksi 80 sampai 85 persen. "CC hanya menurunkan produktivitas kilang antara 15 sampai 20 persen," tutur sumber tadi.
Dari total kapasitas produksi maksimal 125.000 barel/hari, selama setahun ini Kilang Balongan hanya mampu memproduksi maksimal 85.000 sampai 90.000 barel/hari. Akibat kerusakan itu, diam-diam kilang modern satu-satunya di dunia yang menggunakan teknologi RCC, mengalami kerugian mencapai triliunan rupiah.
Kahupmas Kilang Balongan, T. Indrajaya membenarkan berhentinya kilang karena ad aperbaikan pada salah satu unit yang rusak. Dijelaskan, perbaikan membutuhkan waktu antara 16 sampai 18 hari, dan Pertamina akan mengusahakan lebih cepat lagi. "Selama masa perbaikan, kilang mengalami shut down (berhenti total). Kita menggenjot supaya perbaikan bisa sesingkat mungkin. Karenanya, perbaikan itu dilakukan selama 24 jam non-stop," ujar dia.
Cadangan aman
Lebih jauh, Indrajaya menuturkan, meski kilang berhenti berproduksi, cadangan BBM tetap aman. Pertamina sudah jauh-jauh hari mempersiapkan untuk menghadapi masa perbaikan tersebut. "Pasokan ke DKI Jakarta dan sebagian Jabar tetap terjamin. Baik BBM maupun gas, semua dalam jumlah yang sudah diamankan. Stok ada untuk memenuhi kebutuhan selama 20 hari.
Kalaupun ada kekurangan, mungkin untuk kebutuhan dua daerah itu akan dipasok lewat
kilang lain," ujar dia.
Dijelaskan, Pertamina sudah lama merencanakan perbaikan di unit RCC. Bahkan untuk izin, sudah dilakukan sejak 2 bulan lalu. "Kita sudah izin sejak dua bulan lalu. Karenanya, persiapan dilakukan secara matang. Meski kilang berhenti produksi, BBM dan gas (LPG-red) tidak ada persoalan," tandas dia.
Ditambahkan, sesuai jadwalnya, setelah kilang mengalami shut down pada Rabu sekira pukul 00.00 WIB, diperkirakan akan kembali berproduksi pada awal Maret mendatang. Setelah star up (menghidupkan mesin awal), memasuki pertengahan Maret sudah bisa berproduksi secara maksimal 125.000 barel/hari.(A-93)***
====================================================================================
yupe..begitulah, dan mo tau apa akibatnya??? pertamina sekarang (terutama 2 minggu terakhir) mengutamakan pengisian lpg yang 12kg (yang buat masak dirumahan). sedangkan yang 50kg (yang tabungnya gede2) waahh.. terjadi shortage besar-besaran. akibatnya?? buat bogor sendiri saat ini gw menghadapi banyak permintaan untuk MyGas. waahh…sampe keteteran…bayangkan..dalam sehari, mygas bogor sampe harus amil barang 2kali ke BSD. waahh…opening stok 15tabung. ternyata penjualan hari itu sampe 55 tabung!!! phewww.. kerja keras..kerja kerasss..
contohnya kmarin…ahh.bener2 cape otak dan fisik, gw sama oka sampe harus turun tangan ke lapangan buat nganter gas2 itu.. D-max direlakan deh buat nganter… *hahahaha* berulang kali masuk restoran disangkain mo makan… begitu bilang "mo nganter gas pak"… tampang satpam2 itu langsung berubah gitu…hehehehe..
smalem begitu sampe rumah, langsung tepar…hari ini?? entahlah…mo menghilang dulu ahhh..
barusan online ma momo di YM, ngajakin ke bandung….aahhh….bandung…here i come!!!
urusan kantor?? hihi.. biarin ah, paling ntar tu manajer2 resto pada nelpon ke gw… jadi….jadwal toh sudah dibuat, hari ini anak2 brangkat jam 6 pagi. gw dah briefing smalem…. pyuuuuu…. tinggal kontrol by phone ajah…
*yeaaa..dan bukan sekali-dua kali aja gw kayak gini*, pokonya klo otak dah ngebull… "liburan ahh" hihihihi…. beberapa tender piping juga dah masuk nih…insya allah bulan depan dikerjain…
haaaaa…kerja..kerja…kerja….
-PenjahatLagiGilaKerja-