belle le opa
Mau jalan kemana kau, hitam ? Masihkah langkah itu terjebak memoir ? Memoir di masa lalu yang hanya paruh jalan Sungguh, pertemuan ini memaksa Untuk munafikkan cerebrum atas nama logika
Hingga Kubiarkan cahaya bintang memilikimu Kubiarkan angin yang pucat Dan tak ada habisnya gelisah Tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu Entah kapan kau bisa ku tangkap dan menyibak yang tersembunyi
Aku menangisi sepuasnya karena hidup itu indah
December 19th, 2006 at 8:47 pm
“heMMMmmrGhGDfHmm !!!”
kaYaknA peRnaH baTja iTu tuLisaN nOraKs diManA yA ?
kaMsuDnYaH aPa geTokH.. tuLunG diJeLasKeuN
>:’
May 23rd, 2007 at 1:09 am
koq judulnya sama dengan tulisan depan rumah gwe yah ??? Dah bayar pajak ngga tuh judulnya ??